Singgah,
Ya, benar saja. Kalian pasti sudah tau arti dari singgah itu apa.
Dia singgah sebentar dalam kehidupanku, memberi berbagai macam warna, cerita, kebahagiaan dan arti dicintai sesungguhnya. Walaupun itu semua hanya sesaat saja dan mungkin entah akan ada kisah ini selanjutnya atau telah berhenti pada kisah ini.
Aku merasa dijadikan seorang putri dalam kehidupannya, yang dijaga layaknya wanita yang sangat dicintai. Bagaikan sinetron, kisah yang ada di dalamnya sangat membuat nyaman para penontonnya. Rasa kasih dan sayang ia berikan semuanya untuk aku.
Dengan rasa percayanya, aku telah dipersilahkan turut hadir dalam keluarganya, aku yang tak tahu apa-apa namun telah di sayang dan di sambut dengan hangat oleh semua bagian keluarganya. Walaupun kita belum memiliki keterikatan, tetapi dia dengan bangganya memperkanlkan aku kepada keluarganya dengan sebutan "Pacar".
Dunia seakan berpihak kepadaku, semua keluarganya dengan hangat menerima kedatanganku hingga dia pun kaget dengan respon keluarganya yang dengan mudahnya jatuh hati kepadaku. Awal mula dimana aku mulai berani untuk membuka hati kembali pada orang baru, pikirku dia akan jadi yang terakhir dalam proses pendewasaan cintaku.
Begitupun denganku, yang tak sengaja orang tua ku mulai mengenalnya hanya karena menjemputku dirumah. Mama, seorang yang sangat berarti dalam hidupku saja telah menyukainya dalam waktu singkat. Sial! Keluargaku semua mengetahui hubunganku dengannya dan ternyata mereka semua menerima kehadirannya. Baru kali ini aku merasakan betapa bahagianya keluargaku menerima pasanganku.
Banyak kisah yang mungkin belum bisa aku hapus dari isi pikiranku saat ini, ya memang waktu perkenalan kita singkat tapi sangat hangat. Bagaimana bisa aku melupakan dia? Mungkin butuh waktu, kata kebanyakan orang. Tapi memang benar, semuanya butuh waktu, mengikhlaskan seseorang yang pernah kita genggam itu tidak mudah.
Untuk dirinya yang telah singgah, terimakasih.
Komentar
Posting Komentar